Sebuah laporan dari Chainstory, firma komunikasi yang fokus pada aset kripto, mengungkapkan fakta mencengangkan: hanya 67 dari 1.000 proyek kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar di CoinGecko yang memiliki entri di Wikipedia. Dengan kata lain, lebih dari 93% proyek besar tidak tercatat di ensiklopedia daring paling populer di dunia ini.
Ketiadaan halaman Wikipedia ini bukan sekadar soal ketidaklengkapan data, tetapi juga menjadi masalah serius di era di mana asisten AI seperti ChatGPT banyak digunakan publik untuk mencari informasi. Sebab, Wikipedia merupakan salah satu sumber utama yang digunakan oleh AI dalam merangkai jawaban.
Menurut laporan yang dirilis pada pertengahan Juli 2026, banyak proyek bernilai miliaran dolar yang absen dari Wikipedia. Contohnya termasuk platform perpetual trading Hyperliquid dan jaringan layer-1 Sui yang berasal dari proyek Diem milik Meta. Chainstory menyebut bahwa kebijakan editorial Wikipedia yang sangat ketat, yang awalnya dirancang untuk menyaring proyek kripto yang sekadar hype, kini justru mengeliminasi proyek-proyek yang sudah mapan.
Para kontributor sukarela Wikipedia harus memeriksa artikel baru berdasarkan faktor seperti keterkenalan (notability), verifiabilitas, dan ketersediaan sumber yang dapat dipercaya. Bahkan jika artikel berhasil melewati tahap awal, entri masih bisa dihapus melalui voting komunitas dalam tujuh hari tanpa ada mekanisme banding. Model ini menyulitkan proyek kripto untuk mendapatkan dan mempertahankan halaman mereka.
Di sisi lain, aturan Wikipedia mengenai sumber berita kripto juga menjadi kendala. Media massa yang spesifik meliput kripto, seperti CoinDesk, dianggap sebagai sumber yang tidak dapat diandalkan. Sebaliknya, media arus utama seperti Reuters dan Bloomberg dianggap lebih kredibel, namun jarang mengeksplorasi area khusus dalam industri kripto, misalnya liquid staking atau derivatif.
Situasi ini menjadi semakin krusial seiring dominasi AI sebagai sumber informasi utama bagi banyak orang. Data dari platform pelacak AI, Profound, menunjukkan bahwa 7,8% dari semua tautan yang dirujuk oleh ChatGPT berasal dari Wikipedia. Angka ini jauh melampaui sumber lain seperti Reddit (1,8%) dan Forbes (1,1%). Sementara itu, data dari Trakkr mengungkapkan bahwa Wikipedia menyumbang 36% dari 10 tautan paling sering dikutip oleh ChatGPT, dan 25% dari 100 tautan teratas.
Apabila suatu proyek kripto tidak memiliki halaman Wikipedia, sistem AI kemungkinan besar akan kesulitan memberikan informasi yang komprehensif dan akurat. Akibatnya, pengguna bisa mendapatkan pemahaman yang tidak lengkap atau bahkan menyesatkan tentang proyek tersebut. Ini menjadi ancaman serius bagi literasi digital di sektor aset kripto.
Laporan Chainstory menegaskan bahwa filter editorial Wikipedia yang diterapkan saat ini tidak lagi sekadar menyaring gangguan, tetapi justru menghilangkan infrastruktur kripto yang telah mapan dari catatan publik internet. "Filter editorial Wikipedia yang ketat awalnya dirancang untuk melindungi ensiklopedia dari volume noise dan proyek-proyek sekilas yang muncul pada siklus kripto sebelumnya. Namun, dengan terus menerapkan filter yang sama saat ini, platform tersebut tidak lagi sekadar menyaring statis, tetapi menghapus infrastruktur bernilai miliaran dolar dari catatan publik paling tepercaya di internet," tulis laporan tersebut. Wikipedia sendiri tidak menanggapi permintaan komentar terkait temuan ini.
Bagi Indonesia, yang memiliki pasar kripto yang sangat aktif, temuan ini membawa peringatan tersendiri. Banyak investor ritel di Indonesia menggunakan asisten AI untuk riset sebelum bertransaksi. Jika informasi yang diterima tidak akurat karena minimnya data Wikipedia, risiko kesalahan keputusan investasi menjadi semakin besar. Selain itu, proyek kripto asal Indonesia yang ingin mendapatkan pengakuan global akan menghadapi hambatan tambahan jika Wikipedia terus mempertahankan standar ketatnya.
Ke depan, Chainstory memprediksi bahwa kesenjangan ini akan semakin lebar jika Wikipedia tidak beradaptasi dengan dinamika industri kripto. Sementara itu, pengguna dan pengembang AI mungkin perlu mencari sumber data alternatif atau mendorong Wikipedia untuk lebih inklusif terhadap proyek kripto yang telah terbukti mapan. Tanpa langkah konkret, risiko bias informasi di sektor aset digital akan terus membayangi ekosistem.