W3 & Crypto

Galaxy Luncurkan Produk DeFi untuk Hasilkan Imbal Stablecoin Institusional

Ringkasan

  • Galaxy Digital meluncurkan produk vault DeFi di Morpho yang didistribusikan melalui Fireblocks Earn, memungkinkan institusi menghasilkan imbal dari stablecoin idle dengan dua strategi: Quality Vault untuk preservasi modal dan Enhanced Vault untuk hasil lebih tinggi.

Galaxy Digital meluncurkan produk vault DeFi di Morpho yang didistribusikan melalui Fireblocks Earn, memungkinkan institusi menghasilkan imbal dari stablecoin idle dengan dua strategi: Quality Vault untuk preservasi modal dan Enhanced Vault untuk hasil lebih tinggi.

Produk ini terdiri dari dua vault: Quality Vault yang fokus pada preservasi modal dengan menggunakan kolateral berstandar blue‑chip, dan Enhanced Vault yang mengejar imbal lebih tinggi melalui aset seperti liquid restaking tokens, Pendle principal tokens, dan produk Ethena. Kedua vault menerapkan kerangka risiko institusional Galaxy, mulai dari standar kolateral hingga batas eksposure dan pemantauan pasar, sehingga klien tetap dapat mengendalikan aset di tingkat protokol.

Galaxy menggunakan kerangka kerja yang sama dengan bisnis pinjaman dan perdagangan institusionalnya, termasuk standar kolateral yang ketat, batasan eksposure, dan pemantauan pasar terus‑menerus. Pendekatan ini dirancang untuk menghilangkan kebutuhan perusahaan membangun operasi DeFi tersendiri, sekaligus mempertahankan kontrol penuh klien atas aset mereka di tingkat protokol.

Distribusi dilakukan melalui Fireblocks Earn, yang memberikan akses kepada lebih dari 2.400 klien institusional Fireblocks untuk memanfaatkan strategi pinjaman on‑chain yang telah dipilih tanpa harus meninggalkan alur kerja treasury dan kustodi yang sudah ada.

Produk ini menjawab tantangan lama bagi pemegang stablecoin institusional: saldo besar sering menganggur di antara settlement, deployment, dan operational hold karena kompleksitas dan risiko berinteraksi langsung dengan protokol DeFi. Dengan kurasi profesional, Galaxy berusaha menyederhanakan proses tersebut.

Kompetisi di ruang kurasi vault semakin ketat. Perusahaan seperti Bitwise, Gauntlet, Steakhouse Financial, Wintermute, Dialectic, dan RockawayX juga telah meluncurkan atau memperluas penawaran vault kurasi di Morpho. Platform seperti Robinhood Chain dan Kraken xStocks juga memperluas ekosistem tokenisasi dan produk pinjaman on‑chain mereka.

Menurut juru bicara Galaxy, produk ini bukan permainan retail, melainkan offering kelas institusional yang mencerminkan pengalaman bertahun‑tahun dalam siklus pasar dan pembangunan platform manajemen risiko. “Institusi tahu persis apa yang mereka dapatkan: strategi disiplin dan kontrol ketat atas risiko turunan,” katanya.

Bagi pasar Indonesia, perkembangan ini menarik perhatian karena stablecoin seperti USDT dan USDC sudah umum digunakan di bursa lokal (Bitocto, Indodax). Namun, produk vault kurasi seperti ini belum tersedia secara lokal, sehingga membuka peluang bagi investor institusional Indonesia untuk memanfaatkan imbal on‑chain tanpa harus membangun infrastruktur DeFi sendiri.

Mike Novogratz, pendiri dan CEO Galaxy, menekankan bahwa produk ini merupakan langkah alami berikutnya bagi perusahaan yang telah lama membangun pasar modal on‑chain. “Kami membawa keahlian kami dalam siklus pasar dan manajemen risiko langsung ke offering kurasi ini,” ujarnya.

Ke depan, Galaxy berencana mengintegrasikan produk vault-nya ke lebih banyak platform, baik ritel maupun institusional, dengan Fireblocks sebagai mitra distribusi pertama. Ekspansi ke wilayah Asia, termasuk Indonesia, menjadi salah satu fokus untuk membawa produk on‑chain kelas institusional ke pasar baru.

Perkembangan ini menandai pergeseran lebih lanjut dari sekadar perdagangan aset kripto menuju infrastruktur dan produk yang dibangun di sekitarnya. Bagi industri, ini menunjukkan bahwa kurasi profesional dan kerangka risiko yang ketat menjadi kunci untuk menarik modal institusional ke ekosistem DeFi.

Mengapa Ini Penting

Peluncuran produk ini membuka peluang bagi investor institusional Indonesia untuk menghasilkan imbal dari stablecoin yang selama ini menganggur, tanpa perlu membangun infrastruktur DeFi sendiri. Dengan adanya kerangka risiko yang teruji, produk sejenis dapat menjadi alternatif investasi yang menarik di tengah minat crescente terhadap aset on‑chain di pasar domestik. Selain itu, kemitraan dengan Fireblocks menunjukkan potensi integrasi dengan platform kustodi lokal, sehingga mempercepat adopsi DeFi di wilayah ini. Perkembangan ini juga mendorong regulator untuk mempertimbangkan kerangka pengawasan yang lebih matang bagi produk-produk kurasi institusional, yang pada gilirannya dapat meningkatkan kepercayaan publik terhadap ekosistem kripto Indonesia.

Sumber Asli
CoinDesk
Tanggal
16 Juli 2026
Waktu Baca
4 menit