W3 & Crypto

Citadel Securities Tanam Modal Rp6,4 T di Crypto.com, Valuasi Tembus Rp320 T

Ringkasan

  • Citadel Securities menanamkan 400 juta dollar AS ke Crypto.com, valuasinya capai 20 miliar dollar AS.
  • Ini pendanaan institusional perdana exchange itu sejak 2016.

Citadel Securities menggelontorkan investasi strategis senilai 400 juta dollar AS atau sekitar Rp6,4 triliun ke Crypto.com, yang membuat valuasi bursa aset kripto itu menyentuh 20 miliar dollar AS. Kesepakatan yang diumumkan Kamis pekan ini menjadi putaran pendanaan institusional pertama bagi perusahaan yang berdiri pada 2016 silam.

Bagi Crypto.com, suntikan dana dari perusahaan market maker asal Amerika Serikat tersebut bukan sekadar tambahan modal. Exchange yang berkantor pusat di Singapura itu menyatakan akan menggunakan dana tersebut untuk memperluas layanan ke instrumen sekuritas yang ditokenisasi, derivatif, dan kelas aset lainnya. Langkah ini diambil seiring menyatunya batas antara keuangan tradisional dan ekosistem digital.

Sejak berdiri satu dekade lalu, Crypto.com lebih dikenal lewat ekspansi ritel dan sponsor olahraga global. Namun, pendanaan dari Citadel Securities menandai pergeseran arah menuju infrastruktur keuangan institusional. Investor besar mulai melihat kripto bukan lagi aset marginal, melainkan bagian dari sistem keuangan arus utama.

Latar belakang kesepakatan ini erat dengan tren adopsi institusional yang meningkat tajam dalam dua tahun terakhir. Sejak peluncuran ETF spot bitcoin pada Januari 2024, perusahaan Wall Street masuk ke perdagangan aset digital, tokenisasi, hingga kustodian. Riset EY mencatat alokasi kripto oleh investor institusi terus naik sesuai rencana yang disusun perusahaan masing-masing.

Tokenisasi aset menjadi daya tarik utama. Surat berharga, obligasi, hingga dana pasar uang mulai direplikasi ke rantai blok agar bisa diperdagangkan secara terus-menerus. Crypto.com ingin membangun infrastruktur perdagangan 24 jam yang menghubungkan pasar tradisional dan digital tanpa jeda operasional bursa konvensional.

Dampaknya bagi ekosistem global cukup langsung. Kehadiran pemain market maker sekelas Citadel Securities memberi likuiditas dan kedalaman order book yang selama ini kurang pada banyak bursa kripto. Hal itu berpotensi menurunkan selisih beli-jual serta menarik dana institusi yang selama ini ragu pada volatilitas dan struktur pasar kripto.

Dari sudut pandang Indonesia, berita ini relevan karena pasar aset kripto lokal juga bertransformasi. Bursa Kripto Indonesia di bawah Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi telah beroperasi, namun produk turunan dan sekuritas token masih terbatas. Kolaborasi model Crypto.com-Citadel bisa menjadi referensi bagi perusahaan lokal yang ingin menjembatani investor ritel dan institusi.

Pengguna Indonesia yang berdagang di platform global seperti Crypto.com mungkin merasakan layanan derivatif yang lebih stabil dan aman ke depannya. Di sisi lain, regulator dalam negeri perlu mempersiapkan kerangka tokenisasi sekuritas agar industri tidak tertinggal saat arus institusional masuk ke Asia Tenggara.

Kris Marszalek, co-founder sekaligus CEO Crypto.com, menegaskan peluang di depan sangat besar. “Ukuran peluang di depan kami sungguh luar biasa, sebab kripto makin menjadi rel bagi sistem keuangan,” ujarnya dalam keterangan resmi. Pernyataan itu merangkum keyakinan bahwa infrastruktur digital akan menggantikan sebagian besar pipa keuangan konvensional.

Citadel Securities sendiri dikenal sebagai penyedia likuiditas terbesar di pasar saham dan obligasi AS. Masuknya mereka ke Crypto.com menunjukkan bahwa batas antara desk trading tradisional dan bursa kripto telah kabur. Keahlian pricing dan manajemen risiko dari institusi tersebut bakal mempercepat kedewasaan pasar.

Ke depan, Crypto.com diproyeksikan meluncurkan produk sekuritas token dan derivatif terintegrasi dengan infrastruktur Citadel. Jika terealisasi, model perdagangan aset campuran bisa menjadi standar baru di bursa global. Pasar yang buka sepanjang waktu akan menguji ketahanan regulasi dan sistem kliring tiap negara.

Tren serupa kemungkinan menyebar ke wilayah Asia, termasuk Indonesia, seiring permintaan tokenisasi naik. Bursa lokal yang cepat beradaptasi berpotensi menarik aliran modal regional. Namun, semua bergantung pada kejelasan regulasi dan kesiapan teknis pelaku industri di dalam negeri.

Mengapa Ini Penting

Bagi Indonesia, masuknya Citadel ke Crypto.com menunjukkan bahwa standar likuiditas dan produk derivatif institusional segera menjadi norma di bursa global. Hal ini menekan bursa lokal untuk mempercepat regulasi tokenisasi sekuritas agar tidak kehilangan arus modal regional. Pengguna Indonesia juga akan menuntut keamanan dan efisiensi setara pasar maju. Tanpa persiapan, pelaku domestik hanya jadi penonton saat institusi masuk ke Asia Tenggara.

Sumber Asli
CoinDesk
Tanggal
16 Juli 2026
Waktu Baca
4 menit