Kecerdasan Buatan, Siapa yang Mengontrol?
Kecerdasan buatan telah menjadi bagian integral dari kehidupan kita, namun kita perlu memiliki kontrol yang lebih besar atas kecerdasan buatan ini agar kita dapat menghindari risiko yang signifikan.
Kecerdasan buatan telah menjadi bagian integral dari kehidupan kita, namun kita perlu memiliki kontrol yang lebih besar atas kecerdasan buatan ini agar kita dapat menghindari risiko yang signifikan.
OpenAI meluncurkan Dots, asisten AI proaktif yang bekerja di latar belakang untuk mengelola tugas harian pengguna, menandai era baru agen digital yang tidak lagi bergantung pada perintah manual.
Apple memperkenalkan Lockdown Mode sebagai perlindungan ekstrem bagi pengguna iPhone yang menjadi target spyware canggih. Fitur ini membatasi fungsi perangkat demi keamanan maksimal.
OpenAI mengumumkan terobosan sains baru dalam matematika, fisika, dan ilmu komputer dengan melibatkan pakar eksternal untuk memvalidasi temuan yang dihasilkan oleh model AI mereka.
Arsalan Tavakoli-Shiraji, co-founder Databricks, membagikan rahasia bagaimana startup dapat menembus pasar korporasi dengan beralih dari sekadar menjual teknologi ke kolaborasi strategis.
Apple resmi merilis pembaruan iOS 27.2 yang menghadirkan fitur memori percakapan pada Siri dan dukungan lima bahasa baru, khusus untuk pengguna iPhone 16 serta seri 15 Pro.
Anthropic kini terjebak dalam dualitas sebagai entitas komersial raksasa dan penjaga keamanan AI yang menggunakan narasi fiksi ilmiah untuk memengaruhi kebijakan global.
Jurnalis Kevin Roose meninggalkan The New York Times untuk meluncurkan podcast independen 'Machine Gods' dan mendalami riset mengenai dampak kecerdasan buatan umum.
Anthropic resmi mendaftarkan dokumen IPO ke SEC untuk melantai di Nasdaq. Langkah ini menandai ambisi besar perusahaan untuk merevolusi teknologi AI global.
OpenAI dan Anthropic kini berlomba menawarkan solusi AI untuk memodernisasi sistem berbasis COBOL yang masih menjadi tulang punggung infrastruktur perbankan dan pemerintahan dunia.
Perdebatan AI kini bergeser dari ancaman bencana besar ke dampak harian yang merusak, di saat NASA berupaya mewujudkan misi nuklir ke Mars pada 2028.
iFixit membongkar iPhone Duo dan menemukan bahwa desain engsel yang kompleks serta penempatan kabel menjadi penyebab utama laporan kerusakan layar dan suara retakan.