Valve secara tidak resmi membocorkan sejumlah video yang memperlihatkan proses unboxing dan pengaturan Steam Frame, headset realitas virtual (VR) yang ditenagai oleh PC atau dapat memainkan game secara lokal. Video-video tersebut muncul di klien ARM Steam setelah pembaruan tertentu, namun dengan cepat dihapus oleh pihak Valve. Menurut akun Twitter resmi Steam Hardware Updates, video ini dengan cepat ditarik setelah ditemukan oleh pengguna.
Steam Frame adalah headset VR pertama yang dikembangkan oleh Valve. Perusahaan perangkat lunak raksasa ini pertama kali memperlihatkan headset ini pada tahun lalu. Spesifikasinya termasuk layar LCD dengan resolusi 2160 x 2160 piksel per mata, chip Snapdragon 8 Gen 3, dan bidang pandang hingga 110 derajat. Namun, video yang bocorkan baru-baru ini memberikan gambaran yang jauh lebih rinci tentang pengalaman menggunakan dan mengatur perangkat ini.
Salah satu video menunjukkan bagaimana pengguna dapat menggunakan 'lengan pivot' pada Steam Frame untuk menyesuaikan posisi headset. Selain itu, video juga menjelaskan cara memasukkan spacer di bawah gasket wajah jika pengguna menggunakan kacamata. Video lainnya menjelaskan cara menghubungkan dongle nirkabel ke PC atau Steam Machine untuk streaming game.
Valve juga menampilkan 'Ergonomic Accessories Kit' dalam salah satu video. Kit ini dilengkapi dengan tali tangan untuk menstabilkan kontroler, serta tali kepala tambahan untuk meningkatkan distribusi berat dan stabilitas headset. Kit ini juga mencakup penghalang cahaya yang diperpanjang, khusus dirancang untuk pengguna dengan hidung yang lebih kecil agar dapat mencapai pengepungan yang lebih baik antara wajah dan headset.
Meskipun Valve belum memberikan tanggal peluncuran resmi, perusahaan sebelumnya menyatakan bahwa Steam Frame akan diluncurkan pada musim panas ini. Beberapa minggu lalu, Valve juga mengirimkan 13 ton peralatan VR ke berbagai wilayah, yang menjadi indikator kuat bahwa peluncuran headset ini semakin dekat.
Dari sudut pandang pasar Indonesia, Steam Frame diharapkan akan menjadi kompetitor kuat di pasar VR lokal. Saat ini, pasar VR di Indonesia masih didominasi oleh produk-produk dari perusahaan seperti Meta (Oculus), HTC, dan Sony. Namun, dengan dukungan ekosistem Steam yang sudah sangat besar, Steam Frame berpotensi menarik minat penggemar game di seluruh Indonesia.
Harga dan ketersediaan Steam Frame di pasar Indonesia belum diumumkan. Namun, mengingat popularitas platform Steam di kalangan gamers Indonesia, peluncuran headset ini diperkirakan akan mendapat sambutan yang baik. Banyak penggemar game di Indonesia yang sudah lama menggunakan layanan Steam untuk membeli game, sehingga kemungkinan besar akan tertarik untuk mencoba headset VR pertama dari Valve ini.
Menariknya, bocornya video ini justru semakin meningkatkan antusiasme di kalangan penggemar teknologi dan gamer. Banyak dari mereka yang sudah lama menunggu kabar resmi dari Valve mengenai Steam Frame. Dengan bocornya video pengaturan dan unboxing, pengguna tidak perlu lagi menunggu lama untuk melihat bagaimana tampilan dan penggunaan headset ini secara nyata.
Sementara itu, sejumlah ahli teknologi mengomentari bahwa peluncuran Steam Frame dapat membuka peluang baru bagi pengembang game lokal untuk mengekspresikan kreativitas mereka di dunia VR. Dengan adanya platform baru yang didukung oleh Valve, pengembang indie di Indonesia mungkin akan lebih termotivasi untuk menciptakan konten VR yang inovatif dan menarik.
Para pengamat juga berpendapat bahwa Steam Frame dapat menjadi langkah strategis Valve untuk memperluas dominasinya di luar kompetisi konsol tradisional. Dengan headset VR yang canggih dan didukung oleh ekosistem Steam yang sudah terjalin kuat, Valve berpotensi merebut bagian pasar yang signifikan di kategori perangkat keras gaming.
Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari Valve mengenai tanggal peluncuran Steam Frame, bocornya video ini cukup kuat untuk menjadi sinyal bahwa headset ini akan segera diluncurkan di pasar global, termasuk Indonesia. Pengguna yang tertarik dapat mengikuti pengembangan selanjutnya melalui akun resmi Steam atau situs web resmi Valve.
Di sisi lain, bocornya informasi sekaligus menimbulkan pertanyaan baru. Apakah Steam Frame akan mendukung resolusi tinggi di atas 4K? Bagaimana performanya dalam gaming bertahan lama? Jawaban pada pertanyaan-pertanyaan ini diharapkan akan diketahui saat Valve akhirnya mengumumkan peluncuran resminya.
Sebagai langkah selanjutnya, Valve diperkirakan akan mengadakan acara peluncuran khusus untuk Steam Frame, di mana mereka akan membagikan detail lengkap mengenai spesifikasi, harga, dan ketersediaan perangkat ini. Pengguna yang ingin mendapatkan informasi terbaru dapat mengunjungi situs resmi Steam atau mengikuti akun media sosial resmi Valve.
Dengan semakin dekatnya peluncuran Steam Frame, industri game global, termasuk Indonesia, siap witness pertandingan baru di kancah VR. Apakah headset ini akan berhasil merebut perhatian pengguna? Jawabannya mungkin akan diketahui dalam waktu dekat.