Artificial Intelligence

Big C Thailand Gunakan Teknologi AWS untuk Perkuat Layanan Conversational Commerce

Big C Thailand Gunakan Teknologi AWS untuk Perkuat Layanan Conversational Commerce

Ringkasan

  • Big C Thailand mengimplementasikan teknologi AI dari AWS untuk menghadirkan pengalaman belanja berbasis percakapan yang lebih intuitif dan efisien bagi pelanggan.

Big C, salah satu jaringan ritel terbesar di Thailand yang berada di bawah naungan Berli Jucker Public Company Limited (BJC), baru saja meluncurkan asisten belanja berbasis kecerdasan buatan (AI). Inovasi ini memungkinkan pelanggan untuk melakukan transaksi belanja melalui percakapan bahasa alami, menggantikan metode konvensional yang mengharuskan pengguna menelusuri kategori produk atau mengetik kata kunci di kolom pencarian.

Sistem AI ini dikembangkan di atas infrastruktur Amazon Web Services (AWS) dengan memanfaatkan berbagai agen AI khusus yang bekerja secara simultan. Dengan menggunakan Amazon Bedrock AgentCore sebagai orkestrator interaksi dan Amazon Bedrock Guardrails sebagai sistem perlindungan, platform ini memastikan bahwa setiap rekomendasi yang diberikan akurat, kontekstual, dan relevan dengan kebutuhan spesifik pelanggan.

Salah satu keunggulan utama dari teknologi ini adalah kemampuannya dalam membantu perencanaan menu makanan. Pelanggan cukup mendeskripsikan masakan yang ingin dibuat, dan asisten AI akan secara otomatis menyusun daftar belanja yang berisi bahan-bahan yang diperlukan, lengkap dengan perhitungan kuantitas yang disesuaikan dengan jumlah porsi. Selain itu, fitur ini juga mendukung pelacakan pesanan secara langsung melalui antarmuka percakapan.

Hasil uji coba menunjukkan dampak positif yang signifikan terhadap perilaku belanja konsumen. Pelanggan kini lebih mudah menemukan berbagai produk, mulai dari bahan makanan segar hingga kebutuhan sehari-hari, yang berkontribusi pada peningkatan nilai keranjang belanja sebesar 5 hingga 10 persen. Perusahaan meyakini bahwa pendekatan ini mampu mempersingkat alur pembelian dengan menyederhanakan proses pencarian produk yang kompleks ke dalam satu sesi interaksi.

Surachai Hirannitichai, Group Chief Digital Technology BJC Big C, menekankan bahwa pola pikir pelanggan tidak didasarkan pada kata kunci atau kategori produk, melainkan pada kebutuhan praktis seperti acara atau masakan. Melalui kolaborasi dengan AWS, Big C berupaya menciptakan pengalaman belanja yang lebih intuitif dan cepat, sekaligus membuka peluang bagi perusahaan untuk melakukan inovasi AI berskala luas di berbagai fungsi bisnis lainnya.

Selain meningkatkan pengalaman pelanggan, Big C juga mengintegrasikan alat pengembangan berbasis AI untuk tim teknis mereka. Inisiatif ini terbukti mempercepat siklus pengembangan produk secara drastis, di mana tugas-tugas yang sebelumnya memakan waktu berminggu-minggu kini dapat diselesaikan dalam hitungan hari. Hal ini memungkinkan peluncuran fitur baru, kategori produk, dan kapabilitas multibahasa yang lebih efisien bagi jaringan ritel yang melayani sekitar 20 juta pelanggan di lebih dari 1.750 gerai di seluruh Thailand tersebut.

Sumber Asli
iTnews Asia
Tanggal
3 Juni 2026
Waktu Baca
2 menit