Apple merilis beta publik iOS 27 pada 14 Juli 2026, membuka asisten suara Siri yang didukung kecerdasan buatan kepada pengguna umum untuk pertama kalinya. Langkah ini memungkinkan ribuan perangkat — dari total 2,5 miliar unit aktif di seluruh dunia — mencoba fitur-fitur baru sebelum peluncuran resmi yang dijadwalkan bulan September.
Perombakan Siri diumumkan pada Worldwide Developers Conference (WWDC) Juni lalu. Asisten yang sebelumnya terbatas pada perintah suara sederhana kini mampu mengakses email, foto, pesan, serta konteks yang tampil di layar, dan menjawab pertanyaan dengan pengetahuan dunia layaknya chatbot modern. Integrasi mendalam ke seluruh sistem operasi membuat Siri hadir di hampir setiap titik interaksi iPhone.
Di balik layar, Siri AI dibangun di atas Apple Intelligence yang memanfaatkan Foundation Models baru. Model-model tersebut dikembangkan bersama Google dengan memanfaatkan arsitektur Gemini, namun Apple mendistilasi Gemini menjadi model yang lebih ringkas dan dioptimalkan untuk Apple Silicon. Private Cloud Compute memastikan data pribadi tidak disimpan atau diakses oleh Apple, menjawab kekhawatiran privasi yang sering menyertai layanan AI berbasis awan.
Akses ke Siri kini lebih fleksibel. Selain perintah “Hey Siri” dan tombol sisi, pengguna bisa menggeser ke bawah dari Dynamic Island — bilah hitam di bagian atas layar — atau memanggilnya melalui Spotlight, mesin pencari bawaan iPhone. Apple juga menyediakan aplikasi Siri mandiri, meskipun menghadirkan pengalaman mirip ChatGPT, namun integrasi tingkat sistem membuat aplikasi terpisah terasa kurang diperlukan.
Kemampuan baru Siri tidak terbatas pada iPhone. iPad, Mac, Apple Watch, CarPlay, AirPods, Apple TV, hingga Vision Pro semuanya menerima pembaruan serupa, menciptakan ekosistem asisten yang konsisten di seluruh perangkat Apple.
Dalam uji coba versi pengembang, Siri menunjukkan peningkatan nyata: menemukan foto spesifik di Perpustakaan Foto, merangkum obrolan grup, menambahkan janji temu dari pesan teks ke Kalender, serta memberikan informasi gizi dari objek yang tertangkap kamera. Asisten juga menjawab kueri yang biasanya memerlukan pencarian web, seperti jadwal acara lokal atau berita terbaru.
Namun, versi pengembang masih menampilkan kesalahan. Contohnya, saat diminta berita terbaru tentang Iran, Siri justru mencari kontak bernama Iran. Kesalahan semacam ini menunjukkan bahwa pemahaman konteks masih perlu penyempurnaan sebelum rilis final.
Beta publik tahun ini dinilai stabil dibandingkan siklus sebelumnya, sehingga banyak pengamat menyarankan pengguna yang ingin mencoba fitur baru untuk memasangnya — dengan catatan risiko biasa beta seperti bug atau kebocoran baterai. Bagi yang membutuhkan keandalan penuh, menunggu rilis resmi September tetap pilihan yang lebih aman.
Bagi pengguna Indonesia, ketersediaan bahasa dan konteks lokal menjadi pertanyaan krusial. Apple belum mengumumkan dukungan penuh Bahasa Indonesia untuk Siri AI, sedangkan regulasi data pribadi (UU PDP) menuntut transparansi pengolahan data. Private Cloud Compute menawarkan lapisan perlindungan, namun kepercayaan publik akan bergantung pada audit independen dan kebijakan penyimpanan data di wilayah hukum Indonesia.
Potensi adopsi di pasar enterprise dan pendidikan Indonesia cukup besar. Perusahaan yang sudah berinvestasi pada ekosistem Apple — misalnya melalui program Device Enrollment — dapat memanfaatkan Siri untuk otomatisasi tugas administratif, pencarian dokumen internal, dan asisten rapat virtual. Di sisi konsumen, integrasi dengan Spotlight dan Dynamic Island mempermudah akses cepat tanpa meninggalkan aplikasi yang sedang dibuka.
Ke depan, Apple diharapkan memperluas dukungan bahasa, memperbaiki pemahaman konteks, dan menambahkan kemampuan multimodal seperti analisis video real-time. Peluncuran resmi iOS 27 di September akan menjadi uji nyata apakah Siri AI bisa bersaing dengan Gemini, ChatGPT, dan Claude di pasar global sekaligus memenuhi ekspektasi pengguna Indonesia yang semakin kritis terhadap privasi dan relevansi lokal.
Strategi Apple yang mengutamakan pemrosesan on-device dan privasi terpusat membedakannya dari pesaing yang bergantung pada cloud penuh. Jika eksekusi rilis final berjalan lancar, Siri AI bisa menjadi standar baru asisten suara di ekosistem tertutup Apple, sekaligus mendorong industri lokal untuk mengembangkan solusi AI yang seimbang antara inovasi dan kepatuhan regulasi.