Kolom Tekno

Sony Tunda Peluncuran FlexStrike Fight Stick untuk PS5 dan PC

Ringkasan

  • Sony menunda peluncuran stick peraga FlexStrike yang dijadwalkan 6 Agustus karena kendala produksi tak terduga.

Sony mengumumkan penundaan peluncuran FlexStrike wireless fight stick untuk PlayStation 5 dan PC, yang semula dijadwalkan 6 Agustus, ke tanggal yang belum ditentukan. Alasannya adalah "kendala produksi tak terduga" yang mengganggu lini perakitan pabrik di Asia.

Perangkat ini dibanderol US$199,99, dilengkapi tas sling berkualitas tinggi dan baterai rechargeable built-in yang menjanjikan hingga 12 jam bermain terus. Tombol PlayStation diletakkan rata seperti di arcade, memberikan feel autentik bagi pemain fighting game serius.

Peluncuran awal direncanakan bertepatan dengan rilis Marvel Tōkon: Fighting Souls, game fighting Marvel yang dikembangkan Arc System Works dan dipublikasikan PlayStation, guna menciptakan momentum pemasaran silang.

Dalam pembaruan blog PlayStation, Sony menyatakan akan memberikan update segera dan meminta kesabaran komunitas yang telah menunggu lama.

Perangkat fight stick premium semakin diminati komunitas esports fighting game, terutama di Asia Tenggara di mana turnamen offline kembali ramai setelah pandemi.

Komunitas fighting game di Indonesia yang tumbuh pesat, seperti turnamen Tekken 8 dan Street Fighter 6 yang rutin diadakan di Jakarta dan Bandung, menantikan aksesibilitas hardware resmi untuk latihan intensif.

Saat ini distributor resmi PlayStation di Indonesia belum mengumumkan jadwal pra-order, sehingga penundaan global berdampak langsung pada rilis pasar domestik dan perencanaan stok ritel.

Produk sejenis dari Hori dan Razer sudah tersedia di toko online lokal dengan harga kompetitif, menciptakan tekanan harga dan memberi alternatif sementara bagi pemain yang tidak mau menunggu.

"Kami memahami kekecewaan penggemar dan berkomitmen untuk mengirimkan produk berkualitas," ujar perwakilan Sony dalam catatan blog, menegaskan bahwa kualitas tidak akan dikorbankan demi kecepatan.

Penundaan ini mencerminkan tantangan rantai pasokan elektronik konsumen pasca-pandemi, terutama komponen baterai lithium-ion dan PCB khusus yang masih mengalami ketidakstabilan suplai.

Jika produksi normal kembali, estimasi peluncuran kuartal keempat 2025 masih realistis, namun Sony belum memberikan jaminan pasti dan tetap memantau kondisi pabrik.

Penggemar disarankan memantau saluran resmi PlayStation Indonesia serta media teknologi terpercaya untuk informasi pra-order, harga lokal, dan bundel promosi yang akan diumumkan kemudian.

Mengapa Ini Penting

Penundaan FlexStrike menunjukkan betapa rapuhnya rantai pasokan hardware gaming premium, yang langsung memengaruhi jadwal rilis di pasar Indonesia yang bergantung pada alokasi global. Bagi komunitas fighting game lokal, ketiadaan stick resmi berarti ketergantungan pada impor gelap atau produk lawas yang tidak optimal untuk kompetisi tingkat tinggi. Jika Sony tidak mempercepat produksi, pesaing seperti Hori dan Razer bisa mengunci segmen menengah dan menurunkan daya tarik ekosistem PlayStation di wilayah ini.

Sumber Asli
The Verge
Tanggal
14 Juli 2026
Waktu Baca
3 menit