Keamanan Siber

Microsoft Hentikan Dukungan DirectAccess: Saatnya Beralih ke Always On VPN

Microsoft Hentikan Dukungan DirectAccess: Saatnya Beralih ke Always On VPN

Ringkasan

  • Microsoft menyatakan DirectAccess sebagai teknologi usang dan mendorong perusahaan untuk bermigrasi ke Always On VPN demi fleksibilitas dan keamanan yang lebih baik.

Microsoft secara resmi telah menyatakan bahwa teknologi akses jarak jauh DirectAccess kini telah berstatus deprecated. Meskipun fitur ini masih dapat digunakan pada versi Windows Server saat ini, Microsoft menegaskan bahwa DirectAccess tidak lagi direkomendasikan untuk implementasi baru. Langkah ini menandai pergeseran strategis perusahaan dalam mengelola konektivitas jaringan jarak jauh bagi pengguna korporat di seluruh dunia.

DirectAccess sendiri merupakan teknologi yang memungkinkan perangkat yang bergabung dengan domain Windows untuk terhubung secara otomatis ke sumber daya internal perusahaan melalui internet tanpa perlu intervensi manual dari pengguna. Dengan menggunakan tunnel IPsec yang terenkripsi, DirectAccess menciptakan koneksi yang selalu aktif, sehingga tim IT dapat mengelola pembaruan sistem dan kebijakan keamanan bahkan ketika perangkat berada di luar jaringan kantor.

Status deprecated yang disematkan Microsoft berarti fitur ini akan tetap didukung hingga masa pakai versi Windows Server yang bersangkutan berakhir. Namun, Microsoft telah mengonfirmasi rencana untuk menghapus DirectAccess sepenuhnya pada rilis Windows Server di masa depan. Meskipun jadwal penghapusan spesifik belum diumumkan, para profesional IT sangat disarankan untuk mulai merencanakan migrasi sistem sesegera mungkin.

Alasan utama di balik penghentian ini adalah kompleksitas teknis yang tinggi. DirectAccess sangat bergantung pada teknologi transisi IPv6 dan protokol seperti Teredo atau IP-HTTPS untuk berjalan di jaringan IPv4. Infrastruktur ini sering kali menyebabkan penurunan performa dan menyulitkan proses pemecahan masalah (troubleshooting). Selain itu, ketergantungan pada Active Directory dan Windows versi Enterprise membuat DirectAccess tidak fleksibel untuk kebutuhan modern.

Sebagai penggantinya, Microsoft memposisikan Always On VPN sebagai standar baru. Berbeda dengan DirectAccess, Always On VPN memanfaatkan klien VPN bawaan Windows yang kompatibel dengan Windows 10 dan 11 di semua edisi. Teknologi ini jauh lebih fleksibel karena mendukung perangkat yang terhubung dengan Entra ID, hybrid-joined, hingga skenario BYOD (Bring Your Own Device), yang semakin umum digunakan di perusahaan modern.

Migrasi ke Always On VPN menawarkan keunggulan dalam hal kemudahan pengelolaan dan skalabilitas. Dengan menggunakan infrastruktur PKI (Public Key Infrastructure) dan sertifikat digital, organisasi dapat memastikan keamanan koneksi yang lebih baik serta dukungan yang lebih luas untuk berbagai tipe perangkat. Bagi tim infrastruktur IT, transisi ini merupakan langkah krusial untuk memastikan keberlangsungan operasional jaringan perusahaan yang aman dan efisien di masa depan.

Mengapa Ini Penting

Bagi perusahaan di Indonesia yang masih mengandalkan infrastruktur lama berbasis Active Directory, pengumuman ini menjadi peringatan dini untuk segera memperbarui arsitektur jaringan mereka. Migrasi ke Always On VPN tidak hanya memberikan performa yang lebih stabil, tetapi juga membuka akses bagi penerapan pola kerja hybrid yang lebih aman dan fleksibel sesuai standar teknologi terkini.

Sumber Asli
4sysops
Tanggal
16 Juni 2026
Waktu Baca
2 menit