Lembaga penguji kamera DXOMARK merilis peringkat enam ponsel dengan kamera terbaik per 15 Juli 2026, dengan Huawei Pura 80 Ultra berada di urutan teratas lewat skor 175. Daftar tersebut menjadi acuan bagi konsumen yang mengutamakan kualitas fotografi dan videografi pada perangkat seluler kelas atas.
Metode penilaian DXOMARK tidak sekadar mengandalkan resolusi sensor, melainkan mengukur aspek foto, video, potret, ultrawide, telefoto, hingga kinerja cahaya rendah. Produsen ponsel pun berlomba menyematkan lensa telefoto, stabilisasi optik, dan pemrosesan gambar agar produk mereka menonjol di pasar yang makin kompetitif.
Persaingan kamera ponsel dalam beberapa tahun terakhir bergeser dari kejar-kejaran megapiksel ke arah penguasaan algoritma dan kolaborasi optik. Huawei, vivo, OPPO, hingga Apple menjadikan sistem kamera sebagai pembeda utama di segmen premium karena konsumen makin gemar membuat konten visual.
DXOMARK hanya memasukkan satu perangkat dengan skor tertinggi dari tiap merek ke dalam daftar. Aturan ini membuat vivo X300 Ultra dan Oppo Find X9 Pro tidak masuk meski membawa spesifikasi kamera mutakhir, karena varian lain dari merek yang sama meraih nilai lebih tinggi.
Huawei Pura 80 Ultra memimpin dengan skor foto 180, video 166, potret 169, lowlight 147, dan zoom 158. Keunggulannya terletak pada rentang dinamis luas, warna akurat, detail tinggi, serta noise rendah. Kamera telefoto gandanya menjaga detail saat pembesaran jauh, kendati sedikit berkurang di jarak dekat.
Ponsel tersebut membawa kamera utama 50 MP sensor 1 inci dengan bukaan variabel f/1.6–f/4.0 dan OIS, ditemani ultrawide 40 MP serta dua telefoto 50 MP dan 12,5 MP untuk zoom optik 3,7x dan 9,4x. Perangkat ini sudah dijual resmi di Indonesia sehingga langsung relevan bagi pembeli lokal.
Vivo X300 Pro menyusul di posisi kedua dengan skor total 171. Skor foto dan video masing-masing 171 serta 169, sementara kamera telefoto periskop 200 MP-nya meraih 170, salah satu nilai tertinggi di kategori tersebut. Varian ini dipasarkan di Tanah Air dengan harga Rp18,999 juta untuk konfigurasi 16 GB/512 GB.
OPPO Find X8 Ultra dan iPhone 17 Pro sama-sama mengoleksi skor 168. OPPO menawarkan empat kamera 50 MP dengan tiga lensa bersistem OIS, namun tidak dijual resmi di Indonesia. Apple unggul di video dengan skor 172 berkat pencahayaan konsisten dan transisi zoom halus, meski iPhone 17 Pro juga tidak masuk jalur resmi lokal.
Ketiadaan OPPO Find X8 Ultra dan iPhone 17 Pro di pasar resmi Indonesia menciptakan celah bagi vivo dan Huawei yang sudah hadir legal. Konsumen dalam negeri yang ingin kamera terbaik berdasar DXOMARK tinggal memilih dua merek tersebut tanpa risiko garansi abal-abal.
DXOMARK mencatat mode potret Find X8 Ultra mampu memisahkan subjek dan menghasilkan bokeh alami. Sementara itu, iPhone 17 Pro diapresiasi karena warna kulit natural serta perpindahan antar lensa yang mulus saat merekam.
Kehadiran Find X9 Ultra di Indonesia pada Mei 2026 memberi opsi baru, tetapi DXOMARK belum menerbitkan skor kameranya per 15 Juli 2026. Posisi daftar saat ini pun masih akan bergerak seiring uji laboratorium terhadap generasi penerus ponsel premium.
Industri ponsel diproyeksikan terus menekankan kolaborasi sensor besar dan kecerdasan pemrosesan citra rather than sekadar tambahan lensa. Bagi kreator konten Indonesia, ketersediaan Huawei dan vivo secara resmi mempermudah akses perangkat pengambil gambar kelas dunia tanpa beli luar negeri.
Tren kamera telefoto periskop beresolusi tinggi seperti pada vivo X300 Pro kemungkinan merambah ke lini mid-range dalam dua tahun mendatang. Persaingan di DXOMARK akan tetap jadi barometer meski sebagian pengguna lebih memilih pengalaman kamera nyata di luar skor laboratorium.