Dua lulusan Stanford, Jenny Duan dan Abhinav Agarwal, resmi memperkenalkan startup kesehatan mereka, Clair Health, dengan misi besar untuk merevolusi cara perempuan memantau kesehatan hormonal. Perusahaan ini baru saja mengumumkan keberhasilan perolehan pendanaan sebesar $11,6 juta dalam putaran yang dipimpin oleh Khosla Ventures. Investor lain yang turut berpartisipasi dalam pendanaan ini mencakup a16z speedrun, Brydge Club, Treehub, Cartan Capital, AGI House, Insiders VC, serta tokoh industri seperti Anne Wojcicki dan Stephanie Coleman.
Clair Health dikembangkan untuk menjawab keterbatasan perangkat wearable konvensional yang saat ini ada di pasar. Menurut Duan dan Agarwal, perangkat seperti Apple Watch atau Pixel Watch hanya mengandalkan sensor standar seperti giroskop dan sensor optik PPG yang belum cukup akurat untuk melacak kesehatan hormonal secara mendalam. Untuk mengatasi hal tersebut, perangkat besutan Clair Health dilengkapi dengan 10 biosensor canggih, termasuk sensor biomagnetik inovatif yang dirancang khusus untuk menangkap wawasan hormonal secara real-time.
Salah satu keunggulan utama dari ekosistem Clair Health adalah penggunaan AI berbasis suara dalam proses onboarding pengguna. Sistem ini dirancang untuk memahami biomarker kesehatan pengguna melalui percakapan singkat, sehingga pengguna dapat mengomunikasikan gejala kesehatan mereka dengan cara yang lebih personal dan mendalam dibandingkan sekadar memasukkan data ke dalam aplikasi pelacak menstruasi standar. AI tersebut mampu menganalisis biomarker suara untuk menentukan fase siklus hormonal pengguna dalam hitungan menit.
Perangkat ini bekerja dengan memantau perubahan biomarker secara terus-menerus melalui empat fase siklus menstruasi, bukan hanya pada hari menstruasi saja. Teknologi ini mampu mendeteksi tingkat peradangan, kembung, tingkat energi, hingga laju penuaan biologis dan tingkat persepsi kelelahan. Dengan data yang komprehensif ini, Clair Health bertujuan untuk memberikan wawasan mendalam mengenai ketidakteraturan siklus hingga transisi menuju perimenopause dan menopause.
Bagi pengguna yang membutuhkan penanganan medis, Clair Health menyediakan data berbasis bukti yang dapat dibagikan langsung kepada penyedia layanan kesehatan. Hal ini diharapkan dapat membantu dokter dalam memberikan diagnosis yang lebih akurat, karena pasien tidak perlu lagi hanya mengandalkan ingatan lisan saat menceritakan gejala mereka yang mungkin tidak konsisten atau kurang detail.
Inovasi ini lahir dari pengamatan Duan selama bekerja di sektor nirlaba dan studi di Stanford mengenai kesehatan perempuan. Dengan mengintegrasikan perangkat keras khusus dan model AI yang dikembangkan secara internal, Clair Health ingin menjadi solusi end-to-end yang menjembatani kesenjangan antara kebutuhan data kesehatan perempuan dengan teknologi yang ada saat ini, sehingga perempuan dapat lebih proaktif dalam mengelola kesehatan hormonal mereka sendiri.