Meta baru‑baru ini memperketat persyaratan sistem operasi minimum untuk WhatsApp, sehingga banyak ponsel lawas kehilangan dukungan. Bagi pengguna di Indonesia yang masih mengandalkan aplikasi pesan ini, pilihan untuk mengganti perangkat menjadi keharusan agar komunikasi tetap lancar. Untungnya, tahun 2026 akan hadir sejumlah smartphone entry‑level dengan harga sekitar Rp1 jutaan yang diproyeksikan masih bisa menjalankan WhatsApp tanpa masalah hingga lima tahun ke depan.
Kebijakan Meta ini diambil untuk meningkatkan keamanan, terutama enkripsi end‑to‑end, serta mengintegrasikan fitur kecerdasan buatan terbaru. Dengan demikian, ponsel yang ingin tetap kompatibel harus memiliki jaminan pembaruan OS jangka panjang dan RAM minimal 4‑6 GB agar aplikasi yang semakin berat tetap bisa berjalan. Persyaratan tersebut menjadi latar belakang munculnya lima rekomendasi ponsel murah yang tidak hanya memenuhi standar baru, tetapi juga menawarkan nilai lebih bagi pengguna sehari‑hari.
Samsung Galaxy A07 menjadi penerus kelas entry‑level yang menawarkan peningkatan spesifikasi signifikan tanpa mengorbankan keterjangkauan. Ponsel ini dilengkapi dengan jaminan pembaruan keamanan khas Samsung dan sistem Samsung Knox Vault yang tangguh. Dukungan software optimal membuat Galaxy A07 aman sebagai investasi jangka panjang, sehingga WhatsApp tetap berjalan tanpa hambatan kompatibilitas OS. Harganya diperkirakan berkisar antara Rp1.799.000 hingga Rp2.999.000.
Infinix Smart 20, yang akan meluncur pada awal 2026, mengusung chipset MediaTek Helio G81 Ultimate dan asisten AI bawaan yang efisien. Fitur ini membantu mengoptimalkan kinerja latar belakang, sehingga aplikasi pesan instan seperti WhatsApp tetap responsif tanpa menguras baterai berkapasitas 5.200 mAh. Kisaran harganya adalah Rp1.799.000 hingga Rp2.149.000.
Redmi A7 Pro dari Xiaomi menawarkan opsi penyimpanan internal hingga 128 GB, cocok untuk menimbun dokumen, foto, dan video dari grup WhatsApp yang sering menumpuk. Manajemen daya khas Redmi memberikan durabilitas performa yang stabil untuk penggunaan harian. Harga ponsel ini diperkirakan antara Rp1.849.000 hingga Rp1.999.000.
POCO C85 5G hadir dengan peningkatan spesifikasi yang signifikan di kelasnya. Berjalan di atas sistem operasi terbaru Xiaomi HyperOS dan dilengkapi teknologi ekspansi RAM, ponsel ini menawarkan transisi antar-aplikasi yang mulus bahkan untuk penggunaan jangka panjang. Kisaran harganya adalah Rp1.499.000 hingga Rp1.899.000.
Nubia A76 5G menawarkan konektivitas 5G pada segmen entry‑level. Dilengkapi dengan Link Booster Technology, ponsel ini menjaga stabilitas sinyal dan meningkatkan akurasi navigasi. Ditenagai chipset T8300 dengan kecepatan hingga 2,2 GHz, perangkat ini mendukung komunikasi harian, konsumsi konten, dan multitasking ringan. Harganya diperkirakan antara Rp1.999.000 hingga Rp2.400.000.
Bagi pasar Indonesia, di mana WhatsApp merupakan aplikasi pesan dominan, ketersediaan smartphone murah yang tetap kompatibel menjadi sangat penting. Banyak pengguna masih bergantung pada perangkat entry‑level karena pertimbangan anggaran, sehingga daftar ini memberikan pilihan yang tepat tanpa mengorbankan keamanan atau kenyamanan. Selain itu, produsen lokal seperti Infinix dan Xiaomi sudah memiliki jaringan distribusi yang kuat di Indonesia, sehingga ponsel‑ponsel ini kemungkinan besar akan mudah didapatkan di toko‑toko setempat.
"Pembaruan kebijakan WhatsApp ini sebenarnya menjadi momentum bagi pengguna untuk beralih ke perangkat yang lebih modern," kata Andi Pratama, analis teknologi dari Universitas Indonesia. "Ponsel‑ponsel di daftar ini memenuhi persyaratan baru sambil tetap terjangkau, sehingga pengguna tidak perlu mengeluarkan biaya besar untuk tetap terhubung."
Ke depannya, tren pembaruan OS jangka panjang dan kebutuhan RAM yang lebih besar kemungkinan akan terus meningkat. Produsen mungkin akan mulai menyertakan jaminan pembaruan hingga tiga tahun ke depan, dan fitur AI akan semakin terintegrasi dalam aplikasi sehari‑hari. Bagi konsumen Indonesia, hal ini berarti harus lebih cermat memilih smartphone yang tidak hanya murah, tetapi juga tahan lama secara perangkat lunak.
Secara keseluruhan, lima ponsel entry‑level di atas tidak hanya memenuhi persyaratan minimum WhatsApp, tetapi juga menawarkan nilai tambah yang sesuai dengan gaya hidup digital masyarakat Indonesia saat ini. Dengan harga yang kompetitif dan dukungan pembaruan yang memadai, pengguna dapat tetap berkomunikasi tanpa khawatir perangkat mereka akan segera usang.